Program Profesi 1 Tahun

Kursus Komputer

Program Profesi 1 Tahun

Program Profesi 1 Tahun

Tampilkan postingan dengan label akademi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akademi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Februari 2020

Perkembangan teknologi dalam Akutansi



Peran teknologi informasi dalam membantu proses akuntansi dalam perusahaan/organisasi telah lama berlangsung. Alasan utama penggunaan IT dalam akuntansi ialah efisiensi, penghematan waktu dan biaya. Alasan lain termasuk peningkatan efektifitas, mencapai hasil/output laporan keuangan dengan benar. Alasan lainnya yaitu ditambah dengan perlindungan atas aset perusahaan.
Jika kita gunakan ilustrasi piramida organisasi, tugas akuntansi akan berada pada level paling bawah yaitu level operasional dan transaksional. Level ini punya ciri khas yaitu teknis, repetitive, prosedural, standar dan juga dapat membuat bosan. Contohnya, akuntansi yang menangani transaksi pembelian, penjualan, pengiriman barang, pembayaran transaksi, penerimaan hasil penjualan, penyusunan laporan. Ciri khas ini yang menjadi alasan utama mengapa teknologi informasi sangat berkaitan erat dengan akuntansi. Bahkan, kisah hubungan ini telah terjadi jauh-jauh hari pada saat komputer masih berbadan besar dan boros tenaga .


Bagaimana dengan sekarang?

saya kira masih sama. Peran TI dalam akuntansi masih penting bahkan makin semakin penting! Kemajuan pesat TI sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan aplikasi ilmu akuntansi. Munculnya istilah enterprise systems, e-business, business intelligence, conforming to assurance and compliance standards, IT governance, business continuity management, privacy management, business process improvement, mobile and remote computing, XBRL, dan knowledge management menunjukkan bahwa dunia akuntansi akan semakin kompleks, tidak hanya berkutat pada jurnal dan penyusunan laporan keuangan saja. Ini membuat dunia akuntansi lebih menarik! Peran akuntan dapat meliputi tiga bidang: perancang, pengguna dan pemeriksa (auditor). Dalam ketiga peran ini, TI akan sangat berperan dalam kesuksesan kerja akuntan.
Kurikulum yang ada di Indonesia belum mendukung terciptanya seorang akuntan yang juga handal dibidang TI. Tentu yang saya maksud bukan handal secara teknis (walaupun ini juga baik sekali jika dapat disiapkan) tapi handal dalam artian paham dan mampu menggunakan TI dalam menunjang peran seorang akuntan.
Tentu saja pengetahuan tentang TI bukan segalanya dalam konteks ilmu sistem informasi akuntansi. Diperlukan pemahaman lainnnya seperti database, pelaporan yang baik, pengendalian, business operation, pemrosesan transaksi, pengambilan keputusan manajemen, pengembangan dan penggunaan sistem, komunikasi, dan pemahaman prinsip akuntansi dan audit.







Peran teknologi informasi dalam membantu proses akuntansi dalam perusahaan/organisasi telah lama berlangsung. Alasan utama penggunaan IT dalam akuntansi ialah efisiensi, penghematan waktu dan biaya. Alasan lain termasuk peningkatan efektifitas, mencapai hasil/output laporan keuangan dengan benar. Alasan lainnya yaitu ditambah dengan perlindungan atas aset perusahaan.
Peran IT dalam akuntansi sekarang semakin penting. Kemajuan pesat IT sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan aplikasi ilmu akuntansi.Peran akuntan dapat meliputi tiga bidang: perancang, pengguna dan pemeriksa (auditor). Dalam ketiga peran ini, IT akan sangat berperan dalam kesuksesan kerja akuntan.Kurikulum Indonesia yang ada belum mendukung terciptanya seorang akuntan yang juga handal dibidang IT. Tentu yang saya maksud bukan handal secara teknis (walaupun ini juga baik sekali jika dapat disiapkan) tapi handal dalam artian paham dan mampu menggunakan IT.
Tentu saja pengetahuan tentang IT bukan segalanya dalam konteks ilmu sistem informasi akuntansi. Diperlukan pemahaman lainnnya seperti database, pelaporan yang baik, pengendalian, business operation, pemrosesan transaksi, pengambilan keputusan manajemen, pengembangan dan penggunaan sistem, komunikasi, dan pemahaman prinsip akuntansi dan audit.


PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM AKUNTANSI

Perkembangan Teknologi Informasi (IT) yang berkembang dewasa ini memberikan banyak kemudahan pada berbagai kegiatan bisnis karena sebagai sebuah teknologi yang menitik beratkan pada pengaturan sistem informasi dengan penggunaan komputer, TI dapat memenuhi kebutuhan informasi dunia bisnis dengan sangat cepat, tepat waktu, relevan, dan akurat. Teknologi informasi (IT) turut berkembang sejalan dengan perkembangan peradaban manusia.





Perkembangan IT tidak hanya mempengaruhi dunia bisnis, tetapi juga bidang – bidang lain, seperti kesehatan, pendidikan, pemerintahan, dan lain-lain. Kemajuan IT juga berpengaruh signifikan pada perkembangan akuntansi yang kegiatannya tidak terlepas dari teknologi informasi tersebut. Semakin maju IT semakin banyak pengaruhnya pada bidang akuntansi. Perkembangan teknologi informasi, terutama pada era informasi berdampak signifikan terhadap sistem informasi akuntansi (SIA) dalam suatu perusahaan. Dampak yang dirasakan secara nyata adalah pemrosesan data yang mengalami perubahan dari sistem manual ke sistem komputer. Perkembangan akuntansi yang menyangkut SIA berbasis komputer dalam menghasilkan laporan keuangan akan mempengaruhi praktik pengauditan.

Perubahan Proses Akuntansi

Perubahan proses akuntansi akan mempengaruhi proses audit karena audit merupakan suatu bidang praktik yang menggunakan laporan keuangan (produk akuntansi) sebagai objeknya. Kemajuan IT juga mempengaruhi perkembangan proses audit. Kemajuan software audit memfasilitasi pendekatan audit berbasis komputer. Akuntan merupakan profesi yang aktivitasnya banyak berhubungan dengan IT. Perkembangan SIA dan proses audit sebagai akibat dari adanya kemajuan IT dan perkembangan akuntansi akan memunculkan peluang bagi akuntan. Peluang ini dapat dimanfaatkan oleh akuntan yang mempunyai pengetahuan memadai tentang SIA dan audit berbasis komputer. Sebaliknya, akuntan yang tidak mempunyai pengetahuan yang cukup tentang SIA dan audit berbasis komputer akan tergusur posisinya karena tidak mampu memberikan jasa yang diperlukan oleh klien.
Perkembangan teknologi informasi yang pesat mengakibatkan perubahan yang sangat signifikan terhadap akuntansi. Perkembangan akuntansi berdasar kemajuan teknologi terjadi dalam tiga babak, yaitu era bercocok tanam, era industri, dan era informasi. Hal ini dinyatakan oleh Alvin Toffler dalam bukunya yang berjudul The Third Wave (Robert, 1992). Salah satu bidang akuntansi yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan TI adalah SIA. Pada dasarnya siklus akuntansi pada SIA berbasis komputer sama dengan SIA berbasis manual, artinya aktivitas yang harus dilakukan untuk menghasilkan suatu laporan keuangan tidak bertambah ataupun tidak ada yang dihapus. SIA berbasis komputer hanya mengubah karakter dari suatu aktivitas. Model akuntasi berbasis biaya historis tidak cukup untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan pada era teknologi informasi (Elliot dan Jacobson, Gani, 1999).

Imbas SIA Terhadap Auditing

Dengan adanya kemajuan yang telah dicapai dalam bidang akuntansi yang menyangkut SIA berbasis komputer dalam menghasilkan laporan keuangan, maka praktik auditing akan terkena imbasnya. Perkembangan IT juga mempengaruhi perkembangan proses audit. Menurut Arens, terdapat tiga pendekatan auditing pada EDP audit, yaitu audit sekitar komputer , audit melalui komputer , dan audit berbantuan komputer .
Auditing around the computer adalah audit terhadap penyelenggaraan system informasi komputer tanpa menggunakan kemampuan peralatan itu sendiri, pemrosesan dalam komputer dianggap benar, apa yang ada dalam computer dianggap sebagai “black box” sehingga audit hanya dilakukan di sekitar box tersebut. Pendekatan ini memfokuskan pada input dan output. Jika dalam pemeriksaan output menyatakan hasil yang benar dari seperangkat input pada sistem pemrosesan, maka operasi pemrosesan transaksi dianggap benar. Salah satu bidang akuntansi yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan IT adalah SIA.


• Menjadikan pekerjaan lebih mudah
• Bermanfaat
• Menambah produktifitas
•Mempertinggi efektifitas
• Mengembangkan kinerja pekerjaan




Rabu, 05 Februari 2020

Bedanya universitas, institut, politeknik, sekolah tinggi, dan akademi




Bedanya universitas, institut, politeknik, sekolah tinggi, dan akademi - Banyak orang-orang disekeliling saya yang bertanya-tanya setelah lulus sekolah menengah atas atau SMA ingin melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi atau tidak, banyak dari mereka bahkan kebingungan ingin masuk ke perguruan tinggi yang seperti apa.

Apakah ingin melanjutkan ke suatu universitas, institute, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi dan lainya. dan juga banyak dari mereka bingung apa sih bedanya jenis jenis perguruan tinggi tersebut. Dipembahasan ini saya akan membahas perbedaan antara universitas, institute, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi secara rinci.

Sebelum membahas perbedaanya terdapat 3 jenis perguruan tinggi itu yaitu terdapat pendidikan tinggi akademik, vokasi, serta pendidikan profesi/spesialis.

A. Pendidikan akademik


Pendidikan akademik adalah pendidikan yang mengarah pada penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, technology, dan seni serta tertentu.

Program pendidikan akademik mencakup Sarjana S1 ,pendidikan megister S2, lalu ada pendidikan doctor S3. Lulusan pendidikan akademik akan mendapat gelar sarjana dengan di ikuti dengan jurusan bidang keahlian yang dipilih, contohnya saja lulusan sarjana pendidikan mendapat gelar S.PD serta lainya.

B. Pendidikan vokasi


Pendidikan vokasi adalah pendidikan yang mengarah ke penguasaan keahlian terapan tertentu
Dalam vokasi terdapat program diploma 1(D1) Diploma 2 (D2) Diploma 3 (D3) Dan lulusan ddiploma akan mendpatkan gelar yang bernama vokasi contohnya saja ahli madya (A.MD) dan sebagainya.

C. Pendidikan profesi

Pendidikan profesi adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didiknya untuk menguasai skil spesifik yang dibutuhkan untuk menjelajah profesi yang relevan.
Terdapat lemabga pendidikan profesi yang berkualitas untuk anda jika anda ingin memiliki keahlian dalam bidang technology digital yaitu ITECH COURSE.

Nah berikut ini adalah perbedaan anatara universitas, institute, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi


1. Universitas


Universitas ialah suatu institusi edukasi tinggi dan penelitian, yang menyerahkan gelar akademik dalam sekian banyak  bidang. Sebuah universitas meluangkan pendidikan sarjana dan pascasarjana.

2. Institute

Institut ialah perguruan tinggi yang mengadakan pendidikan akademik dan/atau vokasi dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan andai memenuhi kriteria dapat mengadakan pendidikan profesi.


3. Politeknik

Politeknik atau sering diserupakan dengan institut teknologi ialah penamaan yang dipakai dalam sekian banyak  institusi edukasi yang memberikan sekian banyak  jenis gelar dan tidak jarang beroperasi pada tingkat yang berbeda-beda dalam sistem pendidikan. 

Politeknik bisa adalahinstitusi edukasi tinggi dan kiat lanjutan serta riset ilmiah ternama dunia atau edukasi vokasi profesional, yang mempunyai spesialiasi dalam bidang ilmu pengetahuan, teknik, dan teknologi atau jurusan-jurusan teknis yang bertolak belakang jenis.

     4. Sekolah tinggi

Sekolah Tinggi adalahperguruan tinggi yang mengadakan pendidikan akademik, edukasi vokasi, dan pun profesi. Bedanya, ST mengadakan melulu satu rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jadi satu kampus Sekolah Tinggi tak berbeda dengan satu fakultas.

Sebagai contoh, Sekolah Tinggi Desain InterStudi (Kampus STDI) yang meluangkan program studi atau jurusan desain, di antaranya jurusan Desain Komunikasi Visual, Desain Multimedia, Desain Interior, Desain Busana. Sekolah Tinggi ingin cocok guna peserta didik yang hendak menjadi seoroang spesialis atau berpengalaman dalam bidang kegiatan yang memerlukan syarat khusus


5. Akademi

Akademi ialah suatu institusi edukasi tinggi, penelitian, atau keanggotaan kehormatan. Nama ini berasal dari sekolah filsafat Plato yang didirikan pada selama tahun 385 SM di Akademia, suatu tempat suci Athena, dewi kearifan dan kemampuan, di sebelah unsur utara Athena, Yunani. Di dunia barat, akademia ialah istilah yang umum dipakai untuk institusi edukasi tinggi secara kolektif.

Akademi dalam edukasi di Indonesia adalahsalah satu format perguruan tinggi di samping politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas. Akademi ialah perguruan tinggi yang mengadakan pendidikan vokasi dalam satu cabang atau beberapa cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu.


Nah jadi itu dia perbedaan perbedaanya ,sekarang udah pada tau bukan?